Piala Dunia FIFA 2026 — Grup G, Pertandingan 2 | 21 Juni | Stadion SoFi, Los Angeles

INGLEWOOD, California — Bayangkan ini. Anda harus menempuh perjalanan lima jam — melintasi perbatasan Meksiko-Amerika, melewati imigrasi, naik bus — hanya untuk sampai ke stadion. Lawan Anda? Hotel mereka 20 menit dari stadion.

Ini bukan fiksi. Ini yang dialami Timnas Iran pada 21 Juni 2026. Dan setelah semua itu, mereka berjalan ke lapangan SoFi Stadium dan menahan Belgia 0-0.

Beiranvand: 10 Sempurna

Alireza Beiranvand melakukan tujuh penyelamatan. Tujuh. Melawan serangan Belgia yang diperkuat Kevin De Bruyne, Leandro Trossard, dan Romelu Lukaku. Melawan tim yang melepaskan 23 tembakan dan menguasai bola hampir 80 persen.

Penyelamatan terbaik terjadi di menit ke-59. De Cuyper melepaskan tembakan dari jarak enam meter. Beiranvand, yang sudah jatuh, melemparkan tubuhnya ke samping dan menepis bola dengan ujung jari. 70.000 penonton terkesiap.

Beiranvand mendapat nilai 10 sempurna — hanya tiga pemain di Piala Dunia ini yang mendapatkannya: Messi, Romão (Cape Verde), dan Beiranvand.

Kartu Merah Ngoyi

Menit ke-66, Nathan Ngoyi melakukan back-pass yang terlalu lemah. Mehdi Taremi mencuri bola. Ngoyi, sebagai pemain terakhir, menarik Taremi. Kartu merah. Belgia bermain dengan 10 orang.

Pelajaran untuk Sepak Bola Indonesia

Iran menunjukkan bahwa pertahanan yang disiplin dan semangat juang bisa mengimbangi talenta superior. Dengan formasi 5-4-1 yang rapat, mereka meredam salah satu lini serang paling bertalenta di dunia. Untuk Indonesia, yang sedang membangun tim nasional yang kompetitif, ini adalah pelajaran berharga: organisasi pertahanan dan kerja keras bisa menjembatani kesenjangan kualitas.

Klasemen Grup G

Pos Tim M M S K GM GK SG Poin
1 Iran 2 0 2 0 1 1 0 2
2 Belgia 2 0 2 0 0 0 0 2
3 Mesir 2 0 2 0 3 3 0 2
4 Selandia Baru 2 0 2 0 1 1 0 2

Detail Pertandingan:

BAGIKAN 𝕏 f W