SEATTLE — Bosnia dan Herzegovina memiliki populasi 3 juta jiwa. Qatar memiliki populasi 2,8 juta jiwa. Dua negara kecil, dua nasib yang sangat berbeda.
Bosnia mengalahkan Qatar 3-1 untuk mengamankan tempat di babak 32 besar — pencapaian bersejarah untuk negara yang merdeka kurang dari 35 tahun yang lalu. Qatar, juara Asia 2024, pulang dengan hanya satu poin.

Apa yang Bisa Dipelajari Indonesia?
Indonesia memiliki populasi 280 juta — hampir 100 kali lipat Bosnia. Tapi Bosnia, dengan segala keterbatasannya, berhasil mencapai babak knockout Piala Dunia. Bagaimana caranya?
Investasi pada pemain muda. Alajbegovic, 18 tahun, adalah produk dari sistem pembinaan yang telah dibangun Bosnia selama dua dekade. Dia bukan pemain yang kebetulan muncul — dia adalah hasil dari perencanaan jangka panjang.
Pengalaman sebagai fondasi. Dzeko, 38 tahun, adalah jembatan antara generasi. Kehadirannya memberikan ketenangan dan kepemimpinan yang tidak bisa dibeli dengan uang.
Semangat sebagai pembeda. Bosnia bermain dengan intensitas dan determinasi yang tidak bisa diajarkan. Mereka bermain seperti tim yang tahu bahwa kesempatan ini mungkin tidak akan datang lagi.
Klasemen Akhir Grup B
| Pos | Tim | M | M | S | K | GM | GK | SG | Poin |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Swiss | 3 | 2 | 1 | 0 | 7 | 3 | +4 | 7 |
| 2 | Kanada | 3 | 1 | 1 | 1 | 8 | 3 | +5 | 4 |
| 3 | Bosnia | 3 | 1 | 1 | 1 | 5 | 6 | -1 | 4 |
| 4 | Qatar | 3 | 0 | 1 | 2 | 2 | 10 | -8 | 1 |
Sumber: Xinhua, NewsX, Sohu