ATLANTA — Argentina melakukan comeback gila-gilaan di semifinal Piala Dunia 2026! Tertinggal 0-1 dari Inggris hingga menit ke-85, La Albiceleste bangkit dengan dua gol dalam tujuh menit terakhir untuk menang 2-1 dan melaju ke final!
Anthony Gordon membawa Inggris unggul di menit ke-55. Tapi Enzo Fernandez menyamakan kedudukan lewat gol spektakuler di menit ke-85, dan Lautaro Martinez mencetak gol kemenangan dengan sundulan di menit ke-92. Lionel Messi memberikan assist untuk kedua gol tersebut!
Argentina akan menghadapi Spanyol di final hari Minggu di MetLife Stadium, New Jersey.

Babak Pertama: Perang! 19 Pelanggaran!
Pertandingan dimulai dengan tensi setinggi langit! Paredes mendorong Bellingham, Enzo melanggar Anderson, Bellingham menekel Mac Allister — wasit sibuk mengeluarkan kartu kuning!
Babak pertama mencatat 19 pelanggaran — Argentina 12, Inggris 7 — tapi anehnya tidak ada tembakan tepat sasaran sampai menit ke-33! Harry Kane dan Jude Bellingham sibuk bertahan, Messi dikawal ketat. Skor 0-0 di babak pertama, tapi semua orang tahu badai akan datang.
Gol Gordon: Inggris Memimpin!
Menit ke-55 — Inggris membuka skor!
Harry Kane mengirim bola berbahaya ke kotak penalti. Pertahanan Argentina gagal membersihkan dengan sempurna. Declan Rice merebut bola muntah dan mengirim umpan silang ke tiang jauh. Anthony Gordon — tanpa pengawalan — menceploskan bola dari jarak dekat! 1-0!
Itu adalah gol Piala Dunia pertama Gordon — dan itu terjadi di semifinal!
Setelah unggul, Inggris mundur ke blok pertahanan rendah. Mereka hanya menguasai 12% bola setelah gol tersebut! Jordan Pickford melakukan penyelamatan gemilang — menepis sundulan Nico Gonzalez, menggagalkan tembakan Julian Alvarez. Selama 30 menit, Inggris bertahan seperti pahlawan.
Menit 85: Enzo! Gol Penyelamat!
Scaloni melakukan pergantian pemain berani — De Paul, Gonzalez, Montiel, dan akhirnya Lautaro Martinez masuk di menit ke-81.
Argentina menggempur! Mac Allister menyundul tiang! Messi menembak melebar tipis! Enzo melepaskan tembakan jarak jauh yang ditepis Pickford!
Menit ke-85 — momen ajaib!
Messi menerima bola di sisi kiri, menarik dua bek Inggris ke arahnya. Dia mengirim umpan ke Enzo Fernandez yang berdiri bebas di tepi kotak penalti. Enzo mengambil satu sentuhan, lalu melepaskan tembakan roket dari jarak 25 meter! Bola meluncur ke sudut jauh gawang Pickford yang tak bisa dijangkau!
1-1! Stadion Mercedes-Benz meledak! Enzo berlari sambil meluncur dengan lutut, rekan-rekannya menumpuk di atasnya! Messi berdiri di tengah lapangan, tangan terangkat ke langit!
Menit 90+2: Lautaro! Gol Kemenangan!
Menit ke-92 — Mac Allister menembak lagi! Kena tiang lagi! Itu kedua kalinya dia mengenai tiang di pertandingan ini!
Bola muntah jatuh ke kaki Messi di sisi kanan…
Messi mengontrol bola. Dia mendongak. Dia melihat Lautaro Martinez berlari ke tiang jauh. Dia melepaskan umpan silang melengkung yang sempurna — seperti karya seni!
Lautaro melompat! Dia menyundul bola dengan keras! Bola melewati Pickford dan masuk ke gawang!
2-1! ARGENTINA! GOL KEMENANGAN DI MENIT KE-92!
Lautaro melepas bajunya! Messi diangkat oleh rekan-rekannya! Pemain cadangan Argentina berlarian ke lapangan! Di Buenos Aires, jalanan bergemuruh dengan teriakan kegembiraan!
Statistik Gila Argentina
- 63% penguasaan bola
- 15 tembakan (5 tepat sasaran)
- 11 gol setelah menit ke-75 di turnamen ini
- 4 kemenangan knockout berturut-turut dengan gol telat atau gol perpanjangan waktu
- 6 kali ke semifinal Piala Dunia — 6 kali menang!
Messi: 12 Assist, Legenda Abadi
Messi tidak mencetak gol, tapi dua assist-nya membawa total assist Piala Dunianya menjadi 12 — terbanyak dalam sejarah turnamen! Dia sekarang telah berkontribusi langsung pada 21 gol Piala Dunia (9 gol, 12 assist).
Usia 39 tahun, di Piala Dunia terakhirnya — dan dia bermain sepak bola terbaik dalam hidupnya!
Final Menanti!
Minggu, 19 Juli. MetLife Stadium, New Jersey.
Argentina vs Spanyol!
Juara bertahan vs juara 2010! Messi vs Rodri, Yamal, dan generasi emas Spanyol!
Argentina telah memenangkan enam semifinal Piala Dunia berturut-turut. Spanyol tak terkalahkan dalam 37 pertandingan.
Satu pertandingan lagi. Satu keajaiban lagi. Dunia sedang menonton. ¡Vamos Argentina!