Piala Dunia FIFA 2026 — Grup E, Matchday 2 | 20 Juni | BMO Field, Toronto

TORONTO — Menit ke-30, Pantai Gading unggul lebih dulu. Yann Diomande merangsek di sisi kiri, mengirim umpan silang, tembakan jarak dekat Amad Diallo ditepis Manuel Neuer. Franck Kessie menyambar bola muntah. 1-0.

Menit ke-68, pemain pengganti Nadiem Amiri mengirim umpan silang dari kanan. Deniz Undav, juga pemain pengganti, menyambut dengan sundulan keras. 1-1.

Menit ke-94, detik terakhir injury time. Felix Nmecha mengirim bola terobosan. Undav menerima di kotak penalti, berputar, dan melepaskan tembakan keras. Bola bersarang di gawang. 2-1.

Jerman lolos dari kematian.

60 Menit Pertama: Jerman Frustasi

Nagelsmann menurunkan formasi 3-4-3 dengan Sane, Havertz, dan Wirtz di lini depan. Jerman menguasai 59% penguasaan bola, tapi peluang nyata sangat sedikit. Sane terus mencoba dribel di sisi kanan dan terus kehilangan bola. Wirtz mencoba mengoper di ruang sempit. Musiala mencoba melewati pemain lawan. Tapi lima gelandang Pantai Gading seperti tembok hitam — setiap duel fisik dimenangkan mereka.

Menit ke-22, tendangan sudut Brown disundul Pavlovic masuk gawang, tapi wasit menganulirnya — pelanggaran terhadap kiper.

Menit ke-30, serangan balik Pantai Gading mematikan. Diomande merangsek di kiri, tembakan Diallo ditepis, Kessie menyambar bola muntah. 1-0.

Menit ke-39, Jerman kembali mencetak gol yang dianulir. Musiala merebut bola dan mengumpan ke Havertz yang mencetak gol. Tapi wasit menilai Musiala melakukan pelanggaran saat merebut bola.

Dua gol dianulir. Tertinggal 0-1. Babak pertama yang mencekik.

Undav: Beruang di Kotak Penalti

Menit ke-60, Nagelsmann melakukan tiga pergantian. Sane, Musiala, Pavlovic keluar. Undav, Amiri, Leweling masuk.

Hasilnya instan. Menit ke-68, Amiri mengirim umpan silang dari kanan. Undav menyundul masuk. 1-1.

Menit ke-94, Nmecha mengirim bola terobosan. Undav menerima, berputar, menembak. 2-1.

Deniz Undav, tinggi 179 cm, berat 86 kg, bertubuh seperti beruang. Ia tidak anggun. Ia tidak memiliki gaya Sane. Tapi ia adalah striker murni — menerima bola di kotak penalti, menyelesaikan peluang.

Pelajaran untuk Sepak Bola Indonesia

Pertandingan ini mengajarkan bahwa sepak bola tidak selalu tentang keindahan. Jerman menghabiskan 60 menit mencoba bermain cantik — umpan-umpan pendek, dribel-dribel rumit — dan tidak menghasilkan apa-apa. Lalu mereka memasukkan seorang striker murni. Dua sentuhan. Dua gol.

Indonesia harus ingat: Anda tidak perlu bermain seperti Barcelona untuk menang. Terkadang yang Anda butuhkan hanyalah seorang striker yang tahu cara mencetak gol.

Klasemen Grup E

Pos Tim M M S K GM GK SG Poin
1 Jerman 2 2 0 0 4 1 +3 6
2 Pantai Gading 2 1 0 1 2 2 0 3
3 Ekuador 1 0 1 0 0 0 0 1
4 Curacao 1 0 1 0 0 0 0 1

Detail Pertandingan:

BAGIKAN 𝕏 f W