Poin Penting

Kartu Referensi Cepat: Profil Azzedine Ounahi

Bagi Anda yang masih ingat betul bagaimana skuad Maroko membuat sejarah di Qatar, nama Azzedine Ounahi pasti membangkitkan kenangan. Gelandang dengan nomor punggung 8 ini seolah muncul dari antah berantah dan langsung memukau dunia. Mari kita segarkan ingatan tentang profil pemain yang menjadi buah bibir saat itu.

KategoriInformasi
Nama LengkapAzzedine Ounahi
Tanggal Lahir19 April 2000
Tempat LahirCasablanca, Maroko
Tinggi Badan1,82 m
Kaki DominanKanan
Posisi UtamaGelandang Tengah (Box-to-Box)
Posisi SekunderGelandang Serang
Klub Saat IniOlympique de Marseille (Ligue 1, Prancis)
Klub SebelumnyaAngers SCO, US Avranches
Debut Internasional10 Januari 2022 (vs Ghana)
Caps/Gol25+ caps, 4+ gol (angka terus bertambah)
Momen PenentuPerforma luar biasa melawan Spanyol di babak 16 besar Piala Dunia 2022

Melihat data ini, rasanya seperti baru kemarin kita semua bertanya-tanya, “Siapa pemain nomor 8 dari Maroko ini?” saat ia dengan lincah melewati barisan gelandang Spanyol.

Dari Panggilan Mendadak hingga Panggung AFCON 2021

Kisah internasional Azzedine Ounahi dimulai dengan sebuah kejutan. Pada akhir 2021, pelatih Maroko saat itu, Vahid Halilhodžić, memanggilnya untuk skuad Piala Afrika (AFCON) 2021. Turnamen ini sendiri baru diselenggarakan pada Januari 2022 di Kamerun. Saat itu, Ounahi masih bermain untuk Angers, sebuah klub di Liga Prancis (Ligue 1) yang mungkin belum terlalu akrab di telinga banyak penggemar sepak bola di Asia Tenggara.

Panggilan tersebut menjadi titik balik. Ounahi, yang merupakan produk akademi Strasbourg, langsung menunjukkan ketenangan dan kualitas teknis yang jauh melampaui usianya. AFCON 2021 menjadi semacam “audisi terbuka” baginya di panggung internasional. Bagi kita yang sering begadang menonton siaran pertandingan AFCON yang biasanya dimulai pukul 23.00 atau bahkan 02.00 dini hari waktu UTC+7, performa Ounahi adalah penemuan yang menyegarkan.

Ia tidak canggung meski dikelilingi pemain-pemain senior. Penampilannya yang konsisten meyakinkan staf pelatih bahwa ia layak mendapat tempat permanen. Bahkan ketika kursi kepelatihan beralih ke Walid Regragui pada Agustus 2022, kepercayaan terhadap Ounahi tidak goyah; ia justru menjadi pilar utama dalam skema baru sang pelatih.

Peta Perjalanan Caps: Tonggak Penting Karir Internasional

Perjalanan Ounahi bersama timnas Maroko dapat dibagi menjadi beberapa fase krusial yang membentuknya menjadi pemain seperti sekarang. Kronologi ini menunjukkan betapa cepatnya ia beradaptasi dan menjadi tak tergantikan.

Fase pertama adalah debut dan adaptasinya pada awal 2022. Setelah tampil di AFCON, ia mencetak dua gol krusial dalam kemenangan 4-1 atas RD Kongo pada Maret 2022, sebuah laga yang memastikan tiket Maroko ke Piala Dunia Qatar. Ini adalah momen di mana ia membuktikan bahwa ia bukan hanya pemain turnamen, tetapi juga penentu di laga kualifikasi yang penuh tekanan.

Fase kedua, tentu saja, adalah terobosan fenomenalnya di Piala Dunia 2022. Banyak dari kita rela tidak tidur hingga pukul 02.00 atau 03.00 pagi (UTC+7) untuk menyaksikan keajaiban Atlas Lions. Ounahi menjadi starter di semua laga besar, dari menahan imbang Kroasia, menaklukkan Belgia, hingga puncaknya saat membuat lini tengah Spanyol tak berdaya di babak 16 besar. Dribelnya yang progresif dan staminanya yang seolah tak ada habisnya menjadi bahan pembicaraan di seluruh dunia.

Fase ketiga adalah era pasca-Qatar. Ounahi kini menjadi figur sentral di lini tengah Maroko dalam kampanye kualifikasi AFCON dan Piala Dunia 2026. Ia membawa pengalaman dan status barunya sebagai bintang yang diakui dunia ke dalam skuad yang terus berevolusi.

Tonggak Caps Internasional Azzedine Ounahi

Fase KarirPertandingan KunciTanggalKonteks & Kontribusi
Debut AFCONMaroko vs Ghana10 Januari 2022Penampilan pertama di turnamen besar; masuk sebagai pemain yang relatif tidak dikenal.
Kualifikasi Pra-QatarMaroko vs RD Kongo29 Maret 2022Mencetak dua gol untuk mengamankan tiket ke Piala Dunia 2022.
Fase Grup Piala DuniaMaroko vs Kroasia23 November 2022Starter di pertandingan pembuka; membantu menahan imbang finalis 2018.
Fase Grup Piala DuniaMaroko vs Belgia27 November 2022Kontribusi dalam kemenangan bersejarah 2-0 atas peringkat 2 FIFA saat itu.
Babak 16 BesarMaroko vs Spanyol6 Desember 2022Performa standout; dribel progresif dan pressing yang memukau dunia.
Perempat FinalMaroko vs Portugal10 Desember 2022Starter dalam kemenangan yang membawa tim Afrika ke semifinal Piala Dunia untuk pertama kalinya.
SemifinalMaroko vs Prancis14 Desember 2022Bertarung melawan juara bertahan meski akhirnya kalah 0-2.
AFCON 2023Maroko vs Tanzania17 Januari 2024Mencetak gol dalam kemenangan 3-0 di laga pembuka turnamen di Pantai Gading.
Kualifikasi PD 2026Maroko vs Kongo11 Juni 2024Mencetak gol dalam kemenangan telak 6-0 di kampanye kualifikasi zona CAF.

Anatomi Posisi: Di Mana dan Bagaimana Ounahi Beroperasi

Untuk benar-benar mengapresiasi permainan Ounahi, kita perlu memahami perannya di lapangan. Ia adalah arketipe gelandang modern yang sering disebut gelandang box-to-box, yaitu pemain yang aktif di kedua kotak penalti, baik saat bertahan maupun menyerang. Dalam formasi Walid Regragui, ia biasanya beroperasi sebagai gelandang tengah nomor 8, diberi kebebasan untuk maju ke depan.

Tugas taktis utamanya dapat dipecah menjadi tiga:

  1. Progresi bola melalui dribel: Ini adalah keahlian khasnya. Ounahi memiliki kemampuan langka untuk membawa bola dari area pertahanan atau tengah lapangan, melewati garis tekanan pertama lawan dengan dribel yang rapat dan efisien. Kemampuan inilah yang membuatnya begitu menonjol di Qatar.
  2. Pressing dan transisi defensif: Ia bukan gelandang yang pasif. Ounahi sangat energik dalam melakukan pressing, yaitu upaya merebut bola kembali secepat mungkin saat tim kehilangan penguasaan. Etos kerjanya ini krusial bagi sistem pertahanan Maroko yang dimulai dari lini depan.
  3. Visi operan final: Selain dribel, ia juga mampu melepaskan operan terobosan yang membuka pertahanan lawan, baik ke penyerang tengah maupun ke pemain sayap yang menusuk.

Gaya bermainnya mengingatkan pada energi gelandang box-to-box yang sering kita lihat di Liga Premier Inggris, namun dengan sentuhan teknis dan kelincahan yang diasah di Ligue 1. Perannya bisa sedikit berubah tergantung apakah Maroko bermain dengan double pivot (dua gelandang bertahan) atau single pivot (satu gelandang bertahan), yang memberinya lisensi lebih besar untuk menyerang.

Dari Ligue 1 ke Liga Saudi: Bagaimana Karir Klub Membentuk Permainan Internasionalnya

Perkembangan Ounahi di level klub berjalan beriringan dengan performa gemilangnya di tim nasional. Perjalanannya di Ligue 1 Prancis adalah cerminan dari kematangannya sebagai pemain. Ia memulai di Angers (2021-2023), klub yang memberinya panggung untuk berkembang dari pemain muda potensial menjadi starter reguler.

Setelah Piala Dunia 2022, namanya meroket dan ia pun direkrut oleh salah satu klub terbesar Prancis, Olympique de Marseille (OM), pada Januari 2023. Bermain di bawah tekanan besar dari suporter fanatik di Stade Vélodrome adalah ujian mental yang sesungguhnya. Meski masa baktinya di OM diwarnai pasang surut, pengalaman ini jelas mematangkan mentalitasnya untuk menghadapi pertandingan internasional berisiko tinggi.

Belakangan, banyak rumor yang mengaitkannya dengan kepindahan ke Liga Pro Saudi, liga yang kini menjadi destinasi banyak bintang dunia dan semakin populer di kalangan penggemar Asia Tenggara. Meski transfer itu belum terwujud, pengalaman Ounahi melintasi berbagai level kompetisi di Prancis—dari tim papan tengah hingga raksasa penantang gelar—telah memberinya persenjataan taktis yang lebih lengkap untuk dibawa ke skuad Atlas Lions.

Menatap 2026: Peran Ounahi di Kualifikasi dan Piala Afrika Berikutnya

Kini, pandangan tertuju pada siklus internasional berikutnya. Sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Afrika, Maroko sangat mengandalkan kreativitas lini tengahnya dalam kampanye kualifikasi Piala Dunia 2026, dan Ounahi adalah pusat dari kreativitas tersebut. Ia diproyeksikan menjadi salah satu pemimpin teknis di lapangan, terutama karena beberapa pemain senior akan mulai berkurang perannya.

Persiapan menuju Piala Afrika berikutnya juga akan menjadi fokus utama. Ounahi diharapkan dapat membawa Maroko meraih gelar yang terakhir kali mereka menangkan pada tahun 1976. Yang menarik, Piala Dunia 2026 akan diselenggarakan di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Ini berarti perbedaan zona waktu yang signifikan bagi kita di Asia Tenggara (UTC+7), dengan banyak pertandingan kemungkinan akan berlangsung di pagi hari, sebuah perubahan dari jadwal tengah malam yang kita alami selama Qatar 2022.

Dengan usianya yang masih muda, masa depan Ounahi terlihat cerah. Jika ia mampu menjaga konsistensi dan kebugaran di level klub, ia berpotensi menjadi wajah lini tengah Maroko untuk satu dekade ke depan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQs)

Bagaimana statistik dribel Ounahi di Piala Dunia 2022 dibandingkan gelandang lain?

Secara kualitatif, Ounahi adalah salah satu gelandang dengan dribel progresif paling efektif di Qatar 2022. Performanya melawan Spanyol di babak 16 besar menjadi sorotan utama, di mana ia tercatat beberapa kali sukses melewati barisan pressing lawan dengan bola di kakinya. Kualitas inilah yang membuatnya langsung menjadi target transfer klub-klub besar Eropa setelah turnamen.

Apakah Ounahi bermain di Liga Inggris atau liga top Eropa lainnya saat ini?

Saat ini, Azzedine Ounahi bermain untuk Olympique de Marseille di Ligue 1 Prancis, yang merupakan salah satu dari lima liga top Eropa. Meskipun bukan Liga Premier Inggris atau La Liga, kepindahannya ke klub sebesar Marseille menunjukkan level kompetisi tinggi yang ia hadapi setiap pekannya. Banyak rekan setimnya di timnas Maroko yang juga bermain di liga-liga top Eropa.

BAGIKAN 𝕏 f W