Poin Penting
- Kebangkitan ekspres di panggung terbesar: Ounahi hanya membutuhkan waktu kurang dari satu tahun dari debut internasional hingga menjadi starter di semifinal Piala Dunia 2022 — sebuah lonjakan yang membuatnya diincar klub-klub top Eropa.
- Arsitek lini tengah Atlas Lions: Beroperasi sebagai gelandang box-to-box dengan kecenderungan menyerang, Ounahi menggabungkan dribel progresif, pressing intens, dan visi operan yang menjadi kunci transisi cepat Maroko.
- Babak baru di Ligue 1 dan kualifikasi 2026: Setelah pindah ke klub besar Olympique de Marseille, Ounahi kini membawa pengalaman level atas ke skuad Maroko yang menatap Piala Dunia 2026 dan Piala Afrika.
Kartu Referensi Cepat: Profil Azzedine Ounahi
Bagi Anda yang masih ingat betul bagaimana skuad Maroko membuat sejarah di Qatar, nama Azzedine Ounahi pasti membangkitkan kenangan. Gelandang dengan nomor punggung 8 ini seolah muncul dari antah berantah dan langsung memukau dunia. Mari kita segarkan ingatan tentang profil pemain yang menjadi buah bibir saat itu.
| Kategori | Informasi |
|---|---|
| Nama Lengkap | Azzedine Ounahi |
| Tanggal Lahir | 19 April 2000 |
| Tempat Lahir | Casablanca, Maroko |
| Tinggi Badan | 1,82 m |
| Kaki Dominan | Kanan |
| Posisi Utama | Gelandang Tengah (Box-to-Box) |
| Posisi Sekunder | Gelandang Serang |
| Klub Saat Ini | Olympique de Marseille (Ligue 1, Prancis) |
| Klub Sebelumnya | Angers SCO, US Avranches |
| Debut Internasional | 10 Januari 2022 (vs Ghana) |
| Caps/Gol | 25+ caps, 4+ gol (angka terus bertambah) |
| Momen Penentu | Performa luar biasa melawan Spanyol di babak 16 besar Piala Dunia 2022 |
Melihat data ini, rasanya seperti baru kemarin kita semua bertanya-tanya, “Siapa pemain nomor 8 dari Maroko ini?” saat ia dengan lincah melewati barisan gelandang Spanyol.
Dari Panggilan Mendadak hingga Panggung AFCON 2021
Kisah internasional Azzedine Ounahi dimulai dengan sebuah kejutan. Pada akhir 2021, pelatih Maroko saat itu, Vahid Halilhodžić, memanggilnya untuk skuad Piala Afrika (AFCON) 2021. Turnamen ini sendiri baru diselenggarakan pada Januari 2022 di Kamerun. Saat itu, Ounahi masih bermain untuk Angers, sebuah klub di Liga Prancis (Ligue 1) yang mungkin belum terlalu akrab di telinga banyak penggemar sepak bola di Asia Tenggara.
Panggilan tersebut menjadi titik balik. Ounahi, yang merupakan produk akademi Strasbourg, langsung menunjukkan ketenangan dan kualitas teknis yang jauh melampaui usianya. AFCON 2021 menjadi semacam “audisi terbuka” baginya di panggung internasional. Bagi kita yang sering begadang menonton siaran pertandingan AFCON yang biasanya dimulai pukul 23.00 atau bahkan 02.00 dini hari waktu UTC+7, performa Ounahi adalah penemuan yang menyegarkan.
Ia tidak canggung meski dikelilingi pemain-pemain senior. Penampilannya yang konsisten meyakinkan staf pelatih bahwa ia layak mendapat tempat permanen. Bahkan ketika kursi kepelatihan beralih ke Walid Regragui pada Agustus 2022, kepercayaan terhadap Ounahi tidak goyah; ia justru menjadi pilar utama dalam skema baru sang pelatih.
Peta Perjalanan Caps: Tonggak Penting Karir Internasional
Perjalanan Ounahi bersama timnas Maroko dapat dibagi menjadi beberapa fase krusial yang membentuknya menjadi pemain seperti sekarang. Kronologi ini menunjukkan betapa cepatnya ia beradaptasi dan menjadi tak tergantikan.
Fase pertama adalah debut dan adaptasinya pada awal 2022. Setelah tampil di AFCON, ia mencetak dua gol krusial dalam kemenangan 4-1 atas RD Kongo pada Maret 2022, sebuah laga yang memastikan tiket Maroko ke Piala Dunia Qatar. Ini adalah momen di mana ia membuktikan bahwa ia bukan hanya pemain turnamen, tetapi juga penentu di laga kualifikasi yang penuh tekanan.
Fase kedua, tentu saja, adalah terobosan fenomenalnya di Piala Dunia 2022. Banyak dari kita rela tidak tidur hingga pukul 02.00 atau 03.00 pagi (UTC+7) untuk menyaksikan keajaiban Atlas Lions. Ounahi menjadi starter di semua laga besar, dari menahan imbang Kroasia, menaklukkan Belgia, hingga puncaknya saat membuat lini tengah Spanyol tak berdaya di babak 16 besar. Dribelnya yang progresif dan staminanya yang seolah tak ada habisnya menjadi bahan pembicaraan di seluruh dunia.
Fase ketiga adalah era pasca-Qatar. Ounahi kini menjadi figur sentral di lini tengah Maroko dalam kampanye kualifikasi AFCON dan Piala Dunia 2026. Ia membawa pengalaman dan status barunya sebagai bintang yang diakui dunia ke dalam skuad yang terus berevolusi.
Tonggak Caps Internasional Azzedine Ounahi
| Fase Karir | Pertandingan Kunci | Tanggal | Konteks & Kontribusi |
|---|---|---|---|
| Debut AFCON | Maroko vs Ghana | 10 Januari 2022 | Penampilan pertama di turnamen besar; masuk sebagai pemain yang relatif tidak dikenal. |
| Kualifikasi Pra-Qatar | Maroko vs RD Kongo | 29 Maret 2022 | Mencetak dua gol untuk mengamankan tiket ke Piala Dunia 2022. |
| Fase Grup Piala Dunia | Maroko vs Kroasia | 23 November 2022 | Starter di pertandingan pembuka; membantu menahan imbang finalis 2018. |
| Fase Grup Piala Dunia | Maroko vs Belgia | 27 November 2022 | Kontribusi dalam kemenangan bersejarah 2-0 atas peringkat 2 FIFA saat itu. |
| Babak 16 Besar | Maroko vs Spanyol | 6 Desember 2022 | Performa standout; dribel progresif dan pressing yang memukau dunia. |
| Perempat Final | Maroko vs Portugal | 10 Desember 2022 | Starter dalam kemenangan yang membawa tim Afrika ke semifinal Piala Dunia untuk pertama kalinya. |
| Semifinal | Maroko vs Prancis | 14 Desember 2022 | Bertarung melawan juara bertahan meski akhirnya kalah 0-2. |
| AFCON 2023 | Maroko vs Tanzania | 17 Januari 2024 | Mencetak gol dalam kemenangan 3-0 di laga pembuka turnamen di Pantai Gading. |
| Kualifikasi PD 2026 | Maroko vs Kongo | 11 Juni 2024 | Mencetak gol dalam kemenangan telak 6-0 di kampanye kualifikasi zona CAF. |
Anatomi Posisi: Di Mana dan Bagaimana Ounahi Beroperasi
Untuk benar-benar mengapresiasi permainan Ounahi, kita perlu memahami perannya di lapangan. Ia adalah arketipe gelandang modern yang sering disebut gelandang box-to-box, yaitu pemain yang aktif di kedua kotak penalti, baik saat bertahan maupun menyerang. Dalam formasi Walid Regragui, ia biasanya beroperasi sebagai gelandang tengah nomor 8, diberi kebebasan untuk maju ke depan.
Tugas taktis utamanya dapat dipecah menjadi tiga:
- Progresi bola melalui dribel: Ini adalah keahlian khasnya. Ounahi memiliki kemampuan langka untuk membawa bola dari area pertahanan atau tengah lapangan, melewati garis tekanan pertama lawan dengan dribel yang rapat dan efisien. Kemampuan inilah yang membuatnya begitu menonjol di Qatar.
- Pressing dan transisi defensif: Ia bukan gelandang yang pasif. Ounahi sangat energik dalam melakukan pressing, yaitu upaya merebut bola kembali secepat mungkin saat tim kehilangan penguasaan. Etos kerjanya ini krusial bagi sistem pertahanan Maroko yang dimulai dari lini depan.
- Visi operan final: Selain dribel, ia juga mampu melepaskan operan terobosan yang membuka pertahanan lawan, baik ke penyerang tengah maupun ke pemain sayap yang menusuk.
Gaya bermainnya mengingatkan pada energi gelandang box-to-box yang sering kita lihat di Liga Premier Inggris, namun dengan sentuhan teknis dan kelincahan yang diasah di Ligue 1. Perannya bisa sedikit berubah tergantung apakah Maroko bermain dengan double pivot (dua gelandang bertahan) atau single pivot (satu gelandang bertahan), yang memberinya lisensi lebih besar untuk menyerang.
Dari Ligue 1 ke Liga Saudi: Bagaimana Karir Klub Membentuk Permainan Internasionalnya
Perkembangan Ounahi di level klub berjalan beriringan dengan performa gemilangnya di tim nasional. Perjalanannya di Ligue 1 Prancis adalah cerminan dari kematangannya sebagai pemain. Ia memulai di Angers (2021-2023), klub yang memberinya panggung untuk berkembang dari pemain muda potensial menjadi starter reguler.
Setelah Piala Dunia 2022, namanya meroket dan ia pun direkrut oleh salah satu klub terbesar Prancis, Olympique de Marseille (OM), pada Januari 2023. Bermain di bawah tekanan besar dari suporter fanatik di Stade Vélodrome adalah ujian mental yang sesungguhnya. Meski masa baktinya di OM diwarnai pasang surut, pengalaman ini jelas mematangkan mentalitasnya untuk menghadapi pertandingan internasional berisiko tinggi.
Belakangan, banyak rumor yang mengaitkannya dengan kepindahan ke Liga Pro Saudi, liga yang kini menjadi destinasi banyak bintang dunia dan semakin populer di kalangan penggemar Asia Tenggara. Meski transfer itu belum terwujud, pengalaman Ounahi melintasi berbagai level kompetisi di Prancis—dari tim papan tengah hingga raksasa penantang gelar—telah memberinya persenjataan taktis yang lebih lengkap untuk dibawa ke skuad Atlas Lions.
Menatap 2026: Peran Ounahi di Kualifikasi dan Piala Afrika Berikutnya
Kini, pandangan tertuju pada siklus internasional berikutnya. Sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Afrika, Maroko sangat mengandalkan kreativitas lini tengahnya dalam kampanye kualifikasi Piala Dunia 2026, dan Ounahi adalah pusat dari kreativitas tersebut. Ia diproyeksikan menjadi salah satu pemimpin teknis di lapangan, terutama karena beberapa pemain senior akan mulai berkurang perannya.
Persiapan menuju Piala Afrika berikutnya juga akan menjadi fokus utama. Ounahi diharapkan dapat membawa Maroko meraih gelar yang terakhir kali mereka menangkan pada tahun 1976. Yang menarik, Piala Dunia 2026 akan diselenggarakan di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Ini berarti perbedaan zona waktu yang signifikan bagi kita di Asia Tenggara (UTC+7), dengan banyak pertandingan kemungkinan akan berlangsung di pagi hari, sebuah perubahan dari jadwal tengah malam yang kita alami selama Qatar 2022.
Dengan usianya yang masih muda, masa depan Ounahi terlihat cerah. Jika ia mampu menjaga konsistensi dan kebugaran di level klub, ia berpotensi menjadi wajah lini tengah Maroko untuk satu dekade ke depan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQs)
Bagaimana statistik dribel Ounahi di Piala Dunia 2022 dibandingkan gelandang lain?
Secara kualitatif, Ounahi adalah salah satu gelandang dengan dribel progresif paling efektif di Qatar 2022. Performanya melawan Spanyol di babak 16 besar menjadi sorotan utama, di mana ia tercatat beberapa kali sukses melewati barisan pressing lawan dengan bola di kakinya. Kualitas inilah yang membuatnya langsung menjadi target transfer klub-klub besar Eropa setelah turnamen.
Apakah Ounahi bermain di Liga Inggris atau liga top Eropa lainnya saat ini?
Saat ini, Azzedine Ounahi bermain untuk Olympique de Marseille di Ligue 1 Prancis, yang merupakan salah satu dari lima liga top Eropa. Meskipun bukan Liga Premier Inggris atau La Liga, kepindahannya ke klub sebesar Marseille menunjukkan level kompetisi tinggi yang ia hadapi setiap pekannya. Banyak rekan setimnya di timnas Maroko yang juga bermain di liga-liga top Eropa.