Mimpi Maroko di Piala Dunia 2026 harus berakhir, namun perjuangan heroik di lini pertahanan akan selalu dikenang. Di tengah kekalahan pahit, satu nama bersinar karena ketangguhannya: Noussair Mazraoui.

SANG MOMEN
Peluit panjang yang berbunyi pada 9 Juli 2026 di babak gugur menjadi penanda akhir perjalanan Singa Atlas setelah takluk 2-0 di tangan Prancis. Meski hasil akhir terasa mengecewakan, Noussair Mazraoui tampil sebagai benteng kokoh yang berjuang tanpa lelah untuk meredam gempuran para penyerang elite Les Bleus.
PERJALANAN KARIER
Kekalahan ini bukan akhir, melainkan sebuah babak krusial dalam evolusi Mazraoui sebagai salah satu jangkar pertahanan terbaik dunia. Penampilannya melawan oposisi terkuat di turnamen ini menegaskan mentalitas baja sang bek, sebuah kualitas yang sangat dikagumi oleh para penggemar di Asia Tenggara yang mengikuti kiprahnya di Liga Inggris.
FAKTA DAN ANGKA
Prancis memastikan kemenangan 2-0 dalam laga babak gugur yang sengit, sebuah hasil yang seketika menjadi topik tren di media sosial. Skor tersebut menggarisbawahi efektivitas serangan Prancis yang pada akhirnya berhasil menembus pertahanan solid yang digalang Maroko.