Mesir harus mengakhiri perjalanannya di Piala Dunia 2026, namun semangat juang yang ditunjukkan Mohamed Salah akan selalu dikenang. Dalam laga sengit melawan Argentina, sang kapten membuktikan kelasnya sebagai pemimpin sejati di atas lapangan.

1. DETIK-DETIK PENTING
Pada babak gugur 7 Juli 2026, tim nasional Mesir harus mengakui keunggulan Argentina dengan skor tipis 3-2. Di tengah gempuran tanpa henti dari lawan, Mohamed Salah terlihat tak kenal lelah memompa semangat rekan-rekannya. Jiwa kepemimpinannya terpancar jelas saat ia terus memotivasi tim untuk tidak menyerah hingga peluit akhir.
2. PERJALANAN KARIR
Kekalahan ini menjadi babak lain dalam perjalanan karir Salah yang luar biasa, di mana ia secara konsisten memikul harapan besar negaranya di panggung dunia. Etos kerja dan ketangguhan mentalnya dalam menghadapi situasi paling kritis telah lama menjadi inspirasi, terutama bagi para penggemar di Asia Tenggara yang mengagumi dedikasinya.
3. FAKTA ANGKA
Skor akhir 3-2 di babak gugur menunjukkan betapa tipisnya margin yang memisahkan Mesir dari babak selanjutnya. Performa Argentina yang menjadi tren di media sosial juga menjadi bukti bahwa lawan yang dihadapi Salah dan kawan-kawan bukanlah tim sembarangan, membuat perlawanan mereka semakin patut diacungi jempol.